Jika Sang buah Hati tidak Kunjung Tiba


Sebelumnya saya ucapkan Selamat bagi  yang baru saja melangsungkan pernikahan. Memutuskan untuk menikah bukanlah hal yang mudah. Butuh pemikiran, pertimbangan dan persiapan yang matang. Untuk mewujudkan keluarga yang bahagian butuh usaha dan kesabaran, saling pengertian dan saling menguatkan satu sama lain. Dalam pernikahan akan ada berbagai cobaan, kalau tidak pandai-pandai menghadapinya tidak sedikit yang kandas ditengah jalan. Setiap pasangan suami isteri tentu sangat mendambakan kehadiran sang buah hati. Memang kurang sempurna rasanya keluarga tanpa kehadiran seorang anak namun bagaimana jika sang buah cinta tidak kunjung hadir? Bagi pasangan suami isteri yang belum mendapatkan momongan meskipun telah lama mengarungi bahtera rumah tangga agar tetap bersabar, tetap berusaha dan berdo’a.

Tidak Saling Menyalahkan

Sebagaimana makhluk hidup yang lain, manusia membutuhkan keturunan untuk mewarisi dan meneruskan hidupnya. Itulah mengapa anak menjadi dambaan setiap keluarga. Anak bagaikan permata dalam kehidupan mereka. Penyejuk mata ketika keletihan menyapa, menjadi tempat berteduh ketika masa senja mulai tiba.
Sekian lama belum dikarunia anak, tentu akan membuat pasangan suami istri risau dan gelisah. Dalam kasus seperti ini, istrilah yang biasanya merasakan beban paling berat. Apalagi ada pandangan bahwa penyebab semua itu adalah dari pihak istri. Ia yang mandul dan tidak bisa melahirkan keturunan. Padahal bukanlah seperti itu. Bukanlah salah istri, karena setiap takdir Allah-lah yang telah menggariskannya. Lagipula, tidak selalu istri yang menjadi penyebabnya, pihak suami sering pula menjadi sebab belum dikaruniainya anak.
Oleh karena itu, tidak saling menyalahkan adalah jalan terbaik dalam menghadapi ujian ini. Hendaknya pasangan suami dan istri yang belum dikaruniai buah hati saling memberikan dukungan dan nasehat. Saling menasehati untuk bersabar atas takdir yang diberikan Allah . Dengan sikap seperti ini, diharapkan suami dan istri dapat saling menguatkan di tengah badai ujian Allah.

Jangan Lupa Berdoa dan Berusaha

http://selingankerja.blogspot.com/2016/02/jika-sang-buah-hati-tidak-kunjung-tiba.html

Saat kita menghadapi kesulitan dalam hidup, semestinya kita tidak berpangku tangan begitu saja tanpa berusaha. Berikhtiarlah. Ambillah sebab-sebab yang dapat menghilangkan kesulitan
Pasangan suami dan istri yang belum dikaruniai anak dapat berikhtiar dengan banyak cara, seperti berkonsultasi dengan para ahli, orang yang berpengalaman dalam masalah ini, meminum obat-obatan dan ramuan-ramuan, mengkonsumsi makanan-makanan yang dipercaya mampu meningkatkan kesuburan. Memperkaya pengetahuan tentang bagaimana proses terjadinya pembuahan dan fungsi alat reproduksipun termasuk hal yang tidak ada salahnya untuk dicoba.
Berdo’a tidak kalah penting. Semua yang terjadi adalah kehendak Allah SWT. Jadi teruslah berdo’a semoga apa yang kita inginkan dapat terwujud.

Bersabar

Jika sudah gigih berdoa dan berusaha dengan berbagai cara namun belum juga mendapatkan keturunan? Maka langkah selanjutnya adalah senantiasa bersabar. Yakinlah bahwa ini adalah yang terbaik untuk kita.

Berfikir Positif dan mencari Hikmah dibalik semuanya.

Jika berbagai usaha telah dilakukan mulai dari berkonsultasi  dengan para ahli, berobat alternatif, mengkonsumsi  ramuan atau obat-obatan tidak juga kunjung membuahkan hasil,  tetaplah berfikir positif yahkinlah bahwa ada hikmah dibalik rumah tangga yang belum dikaruniai keturuan . Banyak hal yang bisa dilakukan misalnya dengan menyantuni anak-anak  yatim dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya.

Semoga bermafaat


EmoticonEmoticon